Bincang Keluarga Catatan Teman

teruslah mencari, hingga…

teruslah mencari...

teruslah mencari…

Seorang paruh baya, berjalan menyusuri siang, berteman terik dan debu, tujuannya satu, mencari penghasilan untuk istri dan anak dirumah. Istirahat sejenak melihat hiruk pikuk kesibukan di siang itu, semua dengan kesibukannya masing-masing, seakan-akan ini sebuah perlombaan, semua bergerak terburu-buru, semua saling mendahului. Angkutan umum saling berebut penumpang, tanpa peduli pengguna jalan yang lain, melawan arus, berhenti hingga menghalangi jalan, hingga hal-hal lainnya, sejenak saya berfikir mereka mencari nafkah, namun menzalimi, atau menyusahkan yang lain bagaimana hasil yang mereka peroleh…? apakah berkah…? hanya dia dan ALLAH yang tahu.

Berjalan pelan, menikmati setiap ayunan langkah ini, bukan hanya kaki, namun semua anggota tubuh ini juga ikut menikmati perjalanan ini, setiap langkah kejar-kejaran dengan pemikiran.
anakku makan apa siang ini…?
istriku bisa makankah…?
bagaimana aku membayar kewajibanku…?
dan beragam hal-hal lainnya bergantian hadir seiring ayunan kaki ini.
terus berfikir, apa yang dia bisa perbuat agar semua yang dia lakukan dapat berbuah hasil, keinginannya sederhana, menjalankan tanggung jawabnya. Namun apa yang menjadi keinginannya bukanlah langkah yang mudah, terus mencari apa yang terbaik menurut dia dalam koridor aturan yang dia yakini, perjalanannya penuh dengan cerita, sebuah cerita yang dimulai bukan dengan tawa, perjalanan yang dia mulai bukan dengan tuntunan, dia mulai saja berjalan terus berjalan, tanpa pernah merasa ini adalah akhir segalanya, namun baru kali ini ia merasa perjalanan ini sungguh berkesan, kenapa…? karena kali ini ia berjanji, akan menjalaninya sesuai aturan-aturan yang haq, keyakinan itu terus menguat, perjalanan ini penuh godaan.
Perjalanan ini banyak sekali rintangan, salah satu rintangan yang nyata adalah, menjadi berbeda dengan kebiasaan yang sudah ada, setiap perjalanan ini jika disempatkan akan diceritakan kepada teman terbaiknya, karena perjalanan ini berakhir ketika degup jantung tak berdetak, nafas berhenti dan amanah telah ditunaikan, selamat menikmati perjalanan ini…

#CatatanTeman

#27052015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by: Wordpress