Bincang apa adanya Bincang Keluarga Bincang Sahabat

Sopir taxi jadi preman? Maaf anda salah alamat

image

Maaf @bluebirdgroup tindakan #premanisme yang saya lihat melalui tayangan di media regular maupun media sosial kemarin itu tidak hanya meruntuhkan #kepercayaan saya pribadi atas #BlueBird, namun kecewa memalukan dan sebagainya deh…? yup nama besar blue bird yang selalu saya andalkan dalam urusan kenyamanan menggunakan transpotasi hilang sekejap dalam hitungan jam.

keadaan ini pasti tidak akan disia-siakan oleh pesaing mu, pastilah segala bentuk “promosi” Public Relation akan beradu teori dilapangan bagaimana meraih kepercayaan dari saya pribadi dan mungkin pengguna setia blue bird lainnya, entahlah mereka bebas dengan keinginannya masing-masing, atau ada juga yang mengambil kesempatan mumpung gratissss dan rela mengunakan si biru selama 24 jam pada tanggal 23 Maret 2016 atau sama sekali pakai taksi blue bird …? hhmmmm maaf deh.

Berkompetisi lah dengan cara memanusiakan para ujung tombak mu.,. Beri kenyamanan yang tulus. saya sebagai pengguna setia si biru ini, selalu mendapat supir yang seru diajak bicara, ramah dan melayani entah ini hanya murni peraturan yang harus diterapkan atau memang si sopir menjiwai pekerjaan dan berlaku sangat baik atas nama perusahaan bukan nama pribadi, beragam cerita yang saya dapatkan adalah mereka harus bekerja ekstra demi mengejar setoran, dengan segala resiko yang mengintai mereka, dari sekilas cerita, saya melihat apa mungkin perusahaan sebesar blue bird setega itu kepada ujung tombaknya …?
setoran, jam kerja, kerusakan mobil ditanggung, bensin cari sendiri, tanpa gaji hanya memang murni peras keringat dengan kendaraan yang terpilih, injak gas, cari penumpang, senyum ramah walau tak dapat uang makan, rela meninggalkan keluarga demi sesuap nasi setiap harinya, sedangkan pada bagian penentu kebijakan…? bagaimana keadaan mereka…?
maaf belum sempat berkunjung, mudah-mudahan setelah ini sopir dan penentu kebijakan bergantian jabatan selama 6 bulan, agar masing-masing pekerja tahu tantangan pekerjaannya masing-masing.

entahlah, mungkin semua terlambat.
Susu sebelanga hancur karena nila setitik.

Aku hanya berfikir sederhana, bagaimana nasib sopir #BlueBird paska kejadian ini? setelah #22Maret2016 mereka para ujung tombak yang berjuang memberi nafkah anak istri dan keluarga mereka, bagaimana nasib mereka, karena segelintir kelakuan teman-teman mereka periuk nasi mereka hilang sekejap atau hanya karena kalian-kalian yang berada di level penentu kebijakan lambat bin lamban mengantisipasi teknologi yang memberikan kenyamanan lebih untuk kami, konsumen.

#teknologi yang menggulung kamu
atau
lambatnya kalian mengambil keputusan  Kepada ribuan sopir #BlueBird ingat keluarga yang kalian tinggalkan dan  tanya ke pengelola kebijakan di perusahaan kalian.

#amarah kalian salah alamat bung …

Pesan utama jangan mau di adu domba oleh penentu kebijakan atas kepentingan di perusahaan anda. Ingat keluarga dirumah, anak istri dan orang-orang dirumah menaruh harapan yang besar kepada kalian. jangan kalian pertaruhkan itu semua hanya karena perusahaan yang kalian perjuangkan lamban dalam melindungi perjuangan kalian menghidupi keluarga.

Depok 23 maret 2016
@febrianeffendi pengguna blue bird yang kecewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by: Wordpress