Bincang #SinergiBersih Bincang Peluang

Satu Dataran Jutaan Rasa

satu dataran jutaan rasa

Ketika kita bicara petani, apa yang pertama kali muncul dalam benak kita …? miskin, berhutang, susah  dan beragam kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-harinya, paling tidak ini yang saya dapatkan ketika memulai cari tahu dari tahun 2006 hingga 2015, ketika mencari peluang dan mencari nafkah di Beras organik, jahe merah, ternak lele, jual bawal tawar, jual telur bebek dan penggemukan domba, semua upaya yang saya lakukan adalah mencoba mencari solusi saling menguntungkan buat semuanya.

Sempat terhenti sejenak mengurus hulu tahun 2012-2013, dan mendapat amanah untuk  mensosialisasikan kegiatan pemerintah Papua di pedalaman Timika dan harus terhenti karena ada pergantian pemimpin di Papua, namun karena memang suka dengan dunia pengembangan, saya pun memulai petualangan baru ditahun 2013 hingga saat ini, ide memulai usaha di biji kopi sempat tercetus pada tahun 2007, namun belum fokus total disebabkan masih diberikan kesempatan untuk bekerja .

Oktober 2013 saya dapat kesempatan berkunjung ke Festival Kopi di Banda Aceh, disitu saya bertemu dengan beragam kesempatan, cerita klasik tentang petani kopi tentu menjadi topik utama diskusi dengan teman-teman penggiat kopi di pameran tersebut dan pada Desember 2014  saya berkesempatan mengunjungi perkebunan kopi milik rakyat, perkebunan kopi yang masih sederhana, yang belum tersentuh permodalan besar-besaran, namun punya hasil yang baik. dan pada Pebruari 2015 saya memutuskan akan berbuat apa yang saya bisa, untuk berkontribusi di biji kopi lewat Aretta Coffee dengan semangat utama, Satu dataran jutaan Rasa, apa semangat satu dataran jutaan rasa, di artikel berikutnya akan saya ceritakan, maju terus biji kopi Indonesia, untuk kesejahteraan bersama.

yuk #SinergiBersih

@febrianeffendi
Depok, 9 Februari 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by: Wordpress