Bincang #SinergiBersih Bincang Santai

Naik…naik…ayo naik…

image

Naik lagi

Malam tadi tarif eceran bahan bakar minyak masih diangka Rp 6.500/ liternya, foto diatas diambil setelah isu kenaikan BBM menjadi fakta, beragam teori pun di paparkan di dunia maya, rakyat jangan manja, minyak dunia lagi turun pemerintah naikan harga, tiga kartu dikeluarkan untuk kesejahteraan rakyat dan beragam info lengkap dengan teori-teorinya baik yang rumit maupun teori yang tidak dipahami awam, sari berita yang kami dapat, bensin naik.

Sebelum bensin dinaikkan menjadi Rp 8.500 perliternya listrik pun sudah dinaikkan diam diam, gak ada yang heboh, media pun sepertinya adem adem saja, dan tiba-tiba tarif dasar listrik jadi naik, yup tambah lagi biaya hidup.

Saya pribadi merasakan pemerintahan mulai dari Soeharto, Habibie, Gus dur, Megawati, SBY, dan Joko Widodo semua pemimpin yang kami kenal lewat media ini, semua menaikkan BBM, pada jaman SBY sempat diturunkan kemudian dinaikkan kembali, intinya mereka semua menaikkan BBM…hhmmm bedanya apa ya…?

Ditengah kenaikan BBM, saya belum pernah melihat pejabat negara menjadi susah akibat kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, mereka tetap bisa menghidupi gaya hidupnya, tetap bisa menyekolahkan anak anaknya, tetap bisa tidur dengan nyenyak, tetap bisa blusukan ke pelosik nusantara, tetap bisa jalan-jalan dengan keluarga, tetap bisa memperlihatkan kemewahan didepan rakyatnya, setidaknya itu yang saya lihat hari ini.
BBM naik pejabat negara tidak susah, mereka tidak menjadi korban akibat kebijaksanaan dari Presiden Pilihan Rakyat.

Jadi siapa yang menjadi korban, siapa yang tertindas, siapa yang akan menjadi lebih susah, siapa yang menjadi lebih sulit hidupnya…?

Apakah pejabat negara ?
Apakah wakil rakyat ?
Apakah rakyat itu sendiri…?
Simpan jawaban masing masing, untuk kita buktikan 100 hari kedepan.

Apakah dengan menaikan BBM ini pejabat negara, Wakil Rakyat dan rakyat menjadi lebih sulit menghidupi diri dan keluarganya ?

Menghujat atau memuji kebijakan menaikkan harga BBM bukan ranah saya, saya selaku orang yang paling awam melihat kelakuan pejabat dan wakil rakyat sangat malu, malu karena mereka tetap hidup dengan nyaman diatas beban hidup rakyat yang semakin berat.
Mereka tetap bisa tidur dengan nyenyak

Sungguh menjadi rakyat di Indonesia itu penuh dengan tantangan.
pejabat & wakil rakyat dibiayai oleh rakyat yang tertindas. Rakyat dibiarkan berjuang sendirian.

Selamat anda tidak salah pilih.

@febrianeffendi
#18112014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by: Wordpress