Bincang Peluang

Kenalkan, saya AFTA…

Jaga negeRI kita

Jaga negeRI kita

Selamat datang April 2014 , menuju Asean Free Trade Area…. kenalkan saya AFTA…

Apa itu AFTA, apa yang harus kita ketahui secara mendasar, apa yang sudah dipersiapkan untuk menyambut AFTA…?

Kalau saya artikan secara gamblang AFTA, adalah

  1. Kesepakatan Negara-Negara ASEAN, menjadikan kawasannya bebas perdagangan.
  2. Pembebasan tarif antar negara ASEAN.
  3. produk-produknya antara lain, semua produk manufaktur dan produk pertanian olahan….wah..wah

cukup sampai 3 dulu ya…. karena ada kalimat pertanian, saya jadi berhenti nih….

 mari kita lihat pertanian Indonesia, apa yang sudah terjadi …?

apa produk-produk dari hasil pertanian negeRI ini yang bisa membuat kita bangga, akan amanah tanah yang subur di NegeRI ini…

Suatu waktu, anak saya minta dibelikan apel, pikiran saya langsung tertuju kepada apel Malang, berangkatlah saya menuju toko buah langganan saya….
dan hasilnya adalah tidak ada Apel Malang…
yang ada Apel dari Negeri Cina….ada yang aneh ….?
enggaklah, selain Kota Malang itu jaraknya dari kota Depok sekitar 900 atau 1.000 km atau Negeri Cina yang jarak kebunnya sudah dekat di toko buah langganan saya ….? ada yang bisa kasih info ini…kenapa ini bisa terjadi…?

Padahal AFTA belum diberlakukan, tapi produk-produk Asing angat mudah saya dapati di  NegeRI kita ini, belum lagi produk-produk lokal yang sudah kuat menyerang usaha kecil menengah anak-anak bangsa.

Pernah saya mencoba membeli minuman dingin, tapi saya tidak ingin membeli di toko-toko modren mart2 dan teman-temannya, saya usahakan beli produk-produk tersebut di Koperasi tempat tinggal saya atau toko-toko kelontong milik anak-anak bangsa, tapi yang terjadi tidak sesuai harapan, saya lebih mudah menemui mart-mart tersebut dibandingkan toko koperasi atau warung kelontong…. kok bisa ya…?

lain waktu saya ingin berbagi cerita tentang mart-mart ini…

disini saya sekilas ingin cerita tentang pertanian secara garis besarnya saja, jangan detail-detail cukup sekedar tahu saja. saya sudah ambil contoh buah apel Malang tadi, disini saya sedikit cerita tentang biji kopi…

Biji kopi yang bisa tumbuh di Indonesia sangat beragam, yang saya ketahui :

  1. Sumatera, kita mulai dari Aceh, Mandailing, Pagar Alam (gunung Dempo), Jambi (Gunung Kerinci) hingga sampai ke Lampung.
  2. Jawa, mulai dari barat hingga timur semua daerah memiliki ke khas biji kopinya
  3. Bali
  4. Lombok
  5. Nusa Tenggara Timur
  6. Sulawesi
  7. Papua

Keaneka ragaman rasa biji kopi yang dimiliki oleh Indonesia menjadikan kita Negeri kita sebagai produsen terbesar ketiga Dunia, dan biji kopi yang kita miliki diminati oleh penikmat-penikmat kopi dunia, tapi sayangnya kita masih suka mengekspor biji kopi dalam bentuk mentah (green bean), mimpi saya, bahkan mungkin mimpi-mimpi pecinta kopi di tanah air, yaitu kita harus bisa ekspor cita rasa, yaitu ekpor roasted bean (biji kopi siap giling).

Kenikmatan kopi asal Indonesia sudah sangat terkenal di luar Negeri, tapi masih sangat asing di dalam NegeRI, kita didalam Negeri senang mengkonsumsi Kopi dalam bentuk instant bukan menyeduh kopi dari biji kopi yang sudah disangrai. saya dengar cerita-cerita dari orang-orang sepuh, mereka dahulu minum kopi dari biji kopi yang mereka petik,jemur sangrai bahkan tumbuk sendiri, mungkin berjalannya waktu saat ini kita lebih suka minum kopi instant.
tapi berjalannya waktu juga saat ini mudah ditemui mesin-mesin pengolah kopi yang  memakai biji kopi sebagai bahan utamanya.

Kembali lagi AFTA, kita sudah lihat sekilas apa yang terjadi dengan pertanian kita, ambil contoh sederhana tadi ialah buah apel dan keanekaragam biji kopi asli Indonesia.

Buah Apel dan buah-buah lainnya yang ada di toko buah langgannan kita sebagian adalah buah-buah Impor. buah-buah lokal kita pada kemana ya…?

Biji kopi mentah dengan kualitas terbaik langsung di ekspor keluar negeri, info-infonya biji kopi tersebut di olah dan dikemas diluar negeri dan di kirim kembali ke Indonesia, dengan harga yang cukup tinggi.

Bahagiakah petani-petani kopi Indonesia dengan biji kopi yang di ekspor dalam bentuk mentah…?
dengar cerita dari teman penikmat kopi, petani-petani kopi kita menjual kepada pengepul-pengepul dan pulang  membeli kopi instant.
ironis NegeRI yang menghasilkan beraneka ragam biji kopi tapi penduduknya minum kopi instant.

Apa yang bisa lakukan untuk petani-petani negerRI ini , yang nota bene mereka adalah pelaku Usaha Kecil ini…?

apakah kita teriak dan demo ke pemerintah, dan buat Gerakan ayo belanja produk lokal…?

Produk lokal yang mana yang bisa kita beli…?
apa cukup dengan itu….?

Saya yakin banyak hal yang kita bisa sinergikan untuk beraksi nyata bantu petani-petani tersebut, mereka adalah pelaku Usaha kecil yang harus segera di berdayakan dalam menyambut AFTA.

Tunggu info selanjutnya, Alhamdulillah, kami akan segera memulai #SinergiBersih dengan Gabungan Kelompok Tani Anak Bangsa guna menyiapkan mereka menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut tamu-tamu pelaku AFTA.

Salam #SinergiBersih
ngobrol di Twit yuk @Febrianeffendi
01042014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by: Wordpress