Bincang #SinergiBersih Bincang Santai

karena, tong kosong itu…

Coba sejenak lihat sosial media, khususnya pekan menjelang tanggal 22 juli 2014, jika masih ingat, coba ingat-ingat perjalanan memantau sosmed ini sebelum 9 April 2014, akan banyak sekali berkeliaran kata-kata indah, kata-kata yang bisa membius kita semuanya, kata-kata yang mampu mengajak kita untuk mengikuti apa-apa yang di lontarkan.

apakah teman-teman sempat mencatat kata demi kata yang di keluarkan…?.

kalau tidak mencatat, apakah teman-teman mengingatnya…?

kalau tidak mencatat dan tidak mengingat …? bagaimana kita membuktikan seluruh janji-janji yang diucapkan…?
tapi paling tidak, kita pahamlah apa yang kira-kira mereka janjikan ke kita-kita…

kalau kita melihat sejenak, di website partai-partai politik, punya tujuan satu, bagaimana Rakyat menjadi sejahtera di Nusantara ini… yup kan gak mungkin mereka menulisnya, tujuan didirikan partai ini adalah untuk : 

  1. Menjarah isi perut nusantara

  2. menjarah APBN dan APBD

  3. Membangun kerajaan keluarga besar pengurus partai

  4. memberikan pelatihan dasar, bagaimana menjadi pencuri dana-dana dari rakyat

  5. dan beragam janji-janji apa adanya, yang bertujuan kami senang dan rakyat entar-entar aja deh…

apa teman-teman pernah melihat dalam satu website partai mereka mencantumkan apa adanya…? sesuai yang terjadi di kehidupan kita yang nyata…? ada gak ya…? 

yang kita lihat, adalah kata-kata yang indah, kata-kata yang tersusun dengan rapih, kata-kata yang manis hasil sekolah tinggi dari kurikulum buatan manusia, tapi sudahlah itu semua kan usaha mereka.

Kita tidak boleh berfikir negatif terhadap apa-apa yang mereka ikrarkan selama ini, mari kita terus bersangka baik, bahwa setiap kata yang mereka ucapkan, mereka akan berusaha sekuat tenaga untuk memenuhinya, kalau pun tidak, mereka tidak hanya bertanggung jawab di dunia, mereka nanti pasti akan bertanggung jawab di alam sana, dimana keadilan bersumber dari yang hak.

Selain janji-janji manis yang bertebaran, pada pesta demokrasi ini, muncul ahli-ahli politik instant, yang dengan beragam latar belakang keahlian, ada tukang batu, cleaning service, satuan pengaman, pertahanan sipil, dan beragam profesi lainnya tumplek blek dalam satu wadah, saya suka menyebutnya obrolan warung kopi. Ada-ada saja isi obrolan warung kopi ini, tapi yang paling hangat, pastilah sama-sama mendukung jagoannya. 

lupa sejenak urusan dalam negeri rumah sendiri, lupa kalau semakin banyak kita berceloteh akan terdengar sangat nyaring tanpa batasan, suara-suara warung kopi juga ada di tempat lain, halte bis, dalam angkutan umum, bahkan mungkin kantor kita pun bisa sebagai warung kopi dengan bahasan jagoan masing-masing. Mereka sebenarnya punya keahliannya masing-masing, dan mereka melihat dari sudutnya pandang masing-masing, yang tak akan pernah kita salahkan, karena itulah kemampuan terbaiknya.

Tapi dari semua hal tersebut, janganlah kita seperti tong yang sangat nyaring bunyinya…

pernah mendengar tong yang kosong dipukul…? tong yang kosong itu akan menimbukan suara yang amat nyaring, itu kalau satu tong, bagaimana kalau ribuan tong, bisa terbayang suara berisik yang ditimbulkan…?

suara berisik ini, apakah memberikan manfaat…?
bagaimana dengan penghuni yang lain, yang ingin suara berisik ini tidak mengganggu mereka juga…?

tapi satu sisi lain,  mereka juga harus menghormati ini, karena ini sebuah sistem yang mereka buat menjadi kiblat prilaku mereka.

Jadi siapa yang lebih dahulu legowo terhadap keadaan ini…? ambil yang sederhana aja..? yang waras kalah, yup kalau kita waras sebaiknya kita mengalah.

jangan biarkan prilaku-prilaku yang sangat merugikan itu mendorong kita untuk bertindak yang sama, nikmatin saja, dan kita lihat sehari, sepekan, sebulan dan setahun setelah 22 Juli 2014 masih adakah tong-tong yang kosong nyaring bunyinya…?

atau bahkan saya sendiri yang menjadi tong kosong ini, nyaring bunyinya…?

 http://youtu.be/DOjCpHprnHs

@febrianeffendi
#21072014

 

Incoming search terms:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by: Wordpress